Widget HTML Atas

Marak Aksi Protes Diwarnai Ricuh, Ketua MUI Barru "Berang"

 

AGH Farid Wajdi bersama AGH Sanusi Baco saat memberikan wejangan beberapa waktu lalu.

KORANINDONESIAKU.COM,BARRU-Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Barru, Anregurutta Haji (AGH) Farid Wajdi berang atas maraknya aksi demonstrasi di Barru akhir-akhir ini.

AGH Farid Wajdi bahkan dengan nada kesal menyebut, para penggerak aksi demonstrasi yang akhir-akhir ini terjadi di Barru , adalah orang yang buta mata hatinya dan tuli pendengarannya.

Kemarahan Farid Wajdi ini meluap,  menyusul aksi demo yang terjadi secara beruntun di Barru berujung ricuh dan ditengarai digerakkan oleh orang-orang tertentu yang memiliki kepentingan politik jelang pilkada, 9 Desember 2020 mendatang.

"Saya sampaikan bagaimana pribadi orang Barru yang sebenarnya. Yang menjadi masalah jika yang menggerakkan demo itu buta dan tuli," kata Farid Wajdi.

Kemarahan AGH Farid Wajdi ini, menurut beberapa kalangan di Barru adalah hal yang wajar, mengingat AGH Farid Wajdi merupakan tokoh agama dan tokoh masyarakat yang dihormati.

" Wajar beliau (AGH Farid Wajdi) marah. Beliau tentu tidak ingin semangat persaudaraan yang dimiliki orang Barru, runtuh hanya gara-gara pilkada," kata Andi Saleh, warga Pekkae, kepada Koranindonesiaku.com, Rabu (18/11) pagi.

Senada, Akbar warga lainnya mengatakan, apa yang disampaikan AGH Farid Fajdi itu, merupakan  peringatan keras kepada pihak-pihak yang ingin mengganggu jalannya agenda pilkada Barru.

Berdasarkan catatan Koranindonesiaku.com, setidaknya ada tiga aksi demo dalam skala besar yang terjadi di Barru dalan kurun waktu 2 bulan terakhir.

Pada 17 September 2020 lalu, aksi demo dilakukan oleh aliansi Gerakan Mahasiswa Anti Korupsi (Germak) Sulsel di depan kantor Bupati Barru yang menuntut penuntasan kasus dugaan korupsi proyek jembatan Bamba di kecamatan Batulappa yang diduga dilakukan Mantan Kadis PU Pinrang yang kini menjabat sebagai bupati Barru, Suardi Saleh.

Kemudian tanggal 10 dan 11 November bulan ini,  aksi demo kembali terjadi di depan kantor KPU Barru yang dilakukan massa dari dua paslon bupati dan wabup, HM.Malkan Amin-Andi Salahuddin (Maccora) dan paslon Mudassir Hasri Gani - Aksa Kasim ( MHG-AK).


(Hanif Dg Siga)