Widget HTML Atas

IPPM Pangkep Filter Provokasi Pilkada 2020 Dengan Sosialisasi Literasi Media

KORANINDONESIAKU.COM - Pesta demokrasi kembali mewarnai negeri ini . persis pada Bulan Desember tahun ini , Bangsa Indonesia akan Kembali melakoni hajatan politik 5 tahunan. Pemungutan suara serentak ini akan berlangsung di 270 wilayah di Indonesia  : 9 provinsi ,37 kota dan 224 Kabupaten . 

Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) merupakan sebuah hajat yang melibatkan banyak pihak, bahkan melibatkan pula masyarakat di suatu daerah untuk menentukan siapa yang akan memimpin daerahnya selama 5 tahun kedepan. Masyarakat juga harus siap untuk menjaga dan mengawal pelaksanaan Pilkada agar hajat tersebut dapat berjalan secara aman dan damai.

Karena pilkada tahun ini diprediksi berpotensi rawan terjadinya konflik akibat maksifnya provokasi di dunia maya khususnya grup diskusi demokrasi dan pilkada pangkep ( Fb) dengan mengankat isu mengenai SARA dan informasi Hoax. Sehingga dapat menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas SARA .Dampaknya masyarakat menjadi terprovokasi dan memicu keresahan.

Namun kita dapat memfilter semua ini .karena maksifnya sosialisasi literasi media. Hanya melalui literasi media inilah , masyarakat lebih cerdas dalam menyikapi setiap informasi yang beredar . Mari kita gunakan media sosial bergerak untuk memberikan pesan damai pilkada agar menjadi faktor peyeimbang di tengah masayarakat .

Tokoh pemuda sekaligus  Ketua Umum PP IPPM Pangkep  Wahyu Rifky mengatakan masyarakat kabupaten pangkep diharap berpartisipasi dalam pilkada agar berjalan secara sukses, bersih, aman, damai dan sejuk.

Selain itu hal yang sama di utarakan Muh.Muardi.H  selaku pemuda kab.Pangkep " Meski beda pilihan dalam pilkada, mari kita jaga ,rawat persatuan dan kesatuan di tengah masyarakat .Jangan sampai pesta demokrasi  yang tidak lama lagi digelar dapat memecah belah masyarakat pangkep .Jangan sampai hanya beda pilihan mengakibatkan kita saling benci dan  bermusuhan, " tegasnya walaupun berbeda pilihan sebagai warga negara indonesia wajib menjungjung tinggi falsafah dasar negara indonesia yakni pancasila menerapkan dalam bingkai lokal kedaerahaan sipakainge, sipakalebbi, sipakatau .

Wahyu Rifky menegaskan bahwa peranan Organisasi Kepemudaan ( OKP) dalam mengawal pilkada serentak khususnya pangkep sangat dibutuhkan mestinya dalam rangka mencegah money politik , ujuran SARA dan Black Campaing pihak peyelanggra dalam Hal ini KPU dan Bawaslu kab. Pangkep membuat satu kegiatan Dialog yang melibatkan seluruh Organisasi Kepmudaan dan Kemahasiswaan dalam membahasa pilkada serentak ditengah Covid - 19 ini .

Karena suksesnya pilkada akan menjadi momentum untuk melahirkan pemimpin yang disegani rakyatnya , pemimpin yang bertanggung jawab dan menghargai keberagaman. Jika setiap pesta demokrasi melahirkan pemimpin yang bersih maka yang akan merasakan manfaatnya sendiri adalah rakyat.

Kami juga mengajak seluruh masyarakat di Kabupaten Pangkep untuk mari kita bersama-sama mewujudkan Pilkada  yang aman, nyaman, damai dan berkualitas," jelasnya.


(*)

No comments for "IPPM Pangkep Filter Provokasi Pilkada 2020 Dengan Sosialisasi Literasi Media"