Widget HTML Atas

Dihadapan Ratusan Wartawan, Anggota DPD RI Minta Pilkada Serentak Ditunda

KORANINDONESIAKU.COM, Padang - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPD) RI asal provinsi Sumatera Barat Dr. H.Alirman Sori, SH,MH.M Hum, MM menyosialisasikan Empat Pilar MPR RI di depan ratusan wartawan tergabung di Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Barat.

Sosialisasi Empat pilar di gedung LKKS jalan Pramuka, Rabu, Rabu, 23 September 2020.

Anggota DPD RI Alirman Sori, pelaksanaan Pilkada serentak 9 Desember 2020 tidak tepat untuk dilaksanakan, karena kalau ingin berpihak kepada masyarakat dan aman, maka tidak ada masalah Pilkada serentak untuk ditunda.

"Kalaupun ditunda tidak akan kiamat republik ini, provinsi juga tidak akan kiamat, kan bisa bagi kepala daerah berakhir masa jabatan bisa dilakukan pelaksana tugas, Pj dan segala macamnya, tidak akan menghalangi proses suatu pemerintahan," ujar Alirman Sori.

Menurut Alirman Sori, selama ini juga dilakukan pelaksana tugas dan PJ juga, maka komisi I clear dipastikan menolak Pilkada serentak 9 Desember 2020.

"Kita mendorong agar diundur sampai tahun 2021, nah ini kita dorong sehingga jadi keputusan politik kelembagaan. Dari 136 anggota DPD RI, kalau ditanya satu-satu maka saya yakin dan percaya, maka setuju Pilkada 9 Desember ditunda," ujar Alirman Sori.

Lanjut Alirman, pandemi sekarang,  lebih berbahaya dari bertempur di medan perang. Kalau perang,  lawannya jelas. Dan akibat covid-19, negara keuangan negara mengalami turbulensi yang sangat luar biasa. Apalagi jelang pilkada serentak yang juga jadi ancaman munculnya klaster baru Covid-19.

"Karena itu bagi keluarga, diperlukan pertahanan-pertahanan untuk menjaga dan menjalani situasi covid yang tidak jelas kapan berakhirnya. Karena itu, pertahanan ekonomi juga sangat dibutuhkan," ujar Alirman.

Dikatakan Alirman, diprediksi akan muncul klaster baru Pilkada 9 Desember. Bila itu terjadi, jelas bertentangan dengan sila Kemanusiaan Yang Adil dan beradab.

"Aspek kemanusiaan harus jadi perhatian penyelenggara. Jangan sampai pilkada bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila yang tanpa mempertimbangkkan aspek kemanusiaan,"ujar Alirman. 

(Chan)