Lockdown Tidak Ditangani Secara Profesional Oleh Pemerintah Setempat Bisa Berimbas kriminal.


KORAN INDONESIAKU.COM

Penulis : Amiruddin SH.
Makassar - Ketua umum LSM Gempar Indonesia Sulawesi Selatan Amiruddin SH. Kr.Tinggi angkat bicara soal menyebarnya covit 19 Corona dengan adanya himbauan Pemerintah bahwa dilarang berkumpul, dilarang keluar untuk beraktivitas mencari nafkah, dihimbau untuk dirumah saja, dengan adanya himbauan Pemerintah Seperti itu, kami selaku Kontrol sosial ( pemerhati masyarakat ) meminta agar pemerintah setempat mengambil langkah langkah untuk kegiatan sosial mengingat status sosial masyarakat berbeda beda taraf pendapatan masyarakat berbeda-beda, ada masyarakat sekalipun tidak mencari nafkah dalam satu tahun masih bisa terpenuhi kebutuhannya masyarakat seperti itu di Sulawesi Selatan hanya mencapai 30% sementara 70% masyarakat tidak bisa terpenuhi kebutuhannya kalau tidak beraktivitas dalam satu minggu, hal seperti itu Pemerintah diharapkan memberikan bantuan kepada masyarakat yang hidupnya bisa terlunta-lunta akibat Covit 19/ Corona ini.

Bebernya Amiruddin bahwa covit 19 Corona yang cepat menular ini membuat rakyat panik dan Pemerintah mengintruksikan agar aktivitas dihentikan yang tidak ditentukan batas waktunya menurut Amiruddin, apabila kebutuhan rakyat tidak terpenuhi maka akan meningkatkan tindakan kriminal karena tidak terpenuhinya kebutuhan masyarakat, menurutnya kalau perut kosong tidak bisa ditunda.

Menurutnya Amiruddin yang dikenal vokal ini, Pemerintah melarang rakyat berkumpul ditempat keramaian seperti diwarkop, pasar dibatasi Mol ditutup, sementara karyawan dan pekerja harian berharap makan dari hasil tersebut.

Imbuhnya untuk mengantisipasi terjadinya jatuh korban  Covit 19 virus Corona Pemerintah memberikan bantuan kepada masyarakat yang hidupnya tergantung dari aktivitas sehari-harinya, dan kebijakan seperti itu juga membuat Covit 19 virus Corona memutuskan mata rantai virus Corona yang mematikan itu, Perlu pemerintah ketahui bahwa 70% Rakyat tergantung hidupnya dari aktivitas sehari-harinya, sekarang rakyat dilarang beraktivitas bukannya mengurangi angka orang sakit, tapi dirumah justru orang sakit diduga bisa bertambah, sementara sekarang apabila ada masyarakat mengalami sakit dan masuk dirumah sakit, 
akan dicurigai bahwa orang itu diduga terjangkit virus corona, itu yang jadi masalah sekarang ini.

Amiruddin menambahkan Bahwa. Untuk memutuskan mata rantai Covit 19/virus corona ikuti anjuran pemerintah tapi pemerintah harus betul betul menyiapkan kebutuhan masyarakat agar mematuhi himbauan pemerintah karena rakyat akan memilih tetap dirumah kalau dapur istrinya tetap berasap.
25220.

BAGIKAN BERITA INI KE:

0 Response to "Lockdown Tidak Ditangani Secara Profesional Oleh Pemerintah Setempat Bisa Berimbas kriminal."

Post a Comment