LSM Gempar Geram, Adanya Dugaan Oknum Staf Sekolah SMK Di Kabupaten Selayar Jadi Calo Jabatan


KORAN INDONESIAKU.COM


Makassar, - Ketua Umum LSM Gempar Indonesia Sulawesi Selatan Amiruddin.SH. Kr.Tinggi bersama Ketua DPP LSP3M Gempar, mendampingi Kepala Sekolah SMKN dan staf dari salah satu Sekolah SMKN di Kabupaten Kepulauan Selayar dan tokoh masyarakat untuk ketemu Asisten Pemprov Sulsel terkait adanya oknum PNS staf dari salah satu Sekolah SMK di Kabupaten Kepulauan Selayar yang berinisial AK, dimana staf SMKN tersebut mendatangi para Kepala Sekolah dan calon Kepala sekolah
Mengarahkan bahwa kalau mau jadi Kepsek atau Kepseknya mau pindah ke sekolah favorit di suruh membayar 50 juta rupiah.

Bebernya Amiruddin bahwa kami dari LSM diminta oleh Kepsek dan staf dari salah satu SMKN dari Kabupaten Kepulauan Selayar yang tidak mau disebut namanya untuk menghadap kepada Sekda Provinsi Sulawesi Selatan tetapi pada hari Selasa tanggal 10 Maret Pak sekda berhalangan/tidak masuk kantor, menurut informasi bahwa beliau kurang enak badan, sehingga pada waktu itu kami diterima oleh Asisten (Pak Aslam).

Imbuhnya lagi bahwa kedua orang tersebut yang salah satunya adalah Kepsek SMK dan yang satunya lagi adalah staf SMKN di Kabupaten Kepulauan Selayar dan membeberkan bahwa, di Kabupaten Kepulauan Selayar ada oknum pegawai negeri yang bertugas di salah satu Sekolah SMKN yang berinisial Ak menjadi calo-calo jual beli jabatan Kepsek, diduga AK adalah perpanjangan tangan penentu kebijakan untuk mengangkat Kepsek atau memutasi Kepala Sekolah ke yang favorit oknum PNS ini sangat jelas untuk mencari keuntungan, yang menurut kami bahwa tindakan seperti itu dinilai penyalahgunaan wewenang dan jabatan dengan tujuan untuk menguntungkan diri sendiri. Ini sangat bertentangan dengan cita cita reformasi.

Kedua Petinggi LSM Gempar Indonesia Sulawesi Selatan yang mendampingi Kepsek dan Staf tersebut, menyampaikan bahwa masalah ini yang terjadi di Dinas Pendidikan Wilayah VI Kabupaten Kepulauan Selayar dan terkesan ada pesanan dari petinggi atau penentu kebijakan di Diknas provinsi Sulawesi Selatan. Tidak mungkinlah berani menyampaikan hal seperti itu kalau tidak ada sinyal yang diperoleh dari penentu.

Petinggi LSM Gempar Indonesia Sulawesi Selatan menyatakan bahwa tindakan ini adalah tindakan yang sangat tidak disetujui oleh Bapak Gubernur Sulawesi Selatan.

Dan ditambahkan lagi oleh Ketua umum LSM Gempar Indonesia Sulawesi Selatan Amiruddin SH ke Pak Asisten bahwa kami sangat menyayangkan mengenai Pengangkatan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI Kabupaten Kepulauan Selayar yang tidak di rekomendasikan oleh Bupati justru dilantik sementara ada calon Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI tepatnya di Kabupaten Kepulauan Selayar telah direkomendasikan oleh Bupati Kabupaten Kepulauan Selayar justru tidak dilantik, ini menandakan ada dugaan dan adanya permainan.

Mengenai hal ini, kami tahu bahwa Bapak Gubernur sangat tidak setuju dengan cara kerja seperti ini, Bapak Gubernur Sulawesi Selatan telah menghimbau bahwa pengangkatan Kepala Cabang Dinas Pendidikan di Kabupaten dan Kepsek sebaiknya dikonsultasikan dengan Pemda setempat yang dimaksud rekomendasi dari Bupati setempat tetapi terabaikan.14220. (Humas Gempar)

BAGIKAN BERITA INI KE:

0 Response to "LSM Gempar Geram, Adanya Dugaan Oknum Staf Sekolah SMK Di Kabupaten Selayar Jadi Calo Jabatan"

Post a Comment