Cegah Kebosanan, Spentig Makassar Terapkan Belajar Moving Class. Kaswadi Sebut Sistem Ini Punya Dampak Positif


KORAN INDONESIAKU.COM

MAKASSAR, - Rahmi dan Amel, siswi kelas VIII-6 SMP Negeri 3 (Spentig) Makassar, merasakan suasana berbeda saat menjalani proses pembelajaran. Pasalnya kegiatan belajar mengajar (PBM) saat ini dilakukan dengan sistem Moving Class. Dimana sistemnya sangatlah berbeda dari sistem belajar sebelumnya.

Menurut keduanya, meski moving class kadang membuatnya terasa capek dan ngantuk namun mereka senang. Karena baginya, proses kegiatan pembelajaran yang berpindah kelas membuat siswa lebih aktif.

"Dalam sehari bisa sampai tiga kali ganti kelas, itu mi kadang bikin ngantuk ki tapi seru juga ji," kata Rahmi saat ditanyai usai mengikuti pembelajaran, Kamis siang (5/3/2020).

Kepala Spentig Makassar, Kaswadi, S.Pd M.Pd kepada Koran Indonesiaku.com mengatakan, pembelajaran dengan cara moving class sangat baik bagi peserta didik. Karena dalam belajar tidak terasa monoton. Suasana kelas pun selalu berganti sehingga peserta didik jauh dari rasa jenuh atau bosan.
"Memang sistem ini tidak gampang dinda namun moving class punya tiga dampak positif," sebut Kaswadi diruang kerjanya, Kamis (5/3/2020).

Dampak positif pertama kata Kaswadi, dengan sistem moving class, siswa akan selalu semangat dan aktif dalam proses pembelajaran. Dalam pergantian jam pelajaran, siswa akan mencari guru sehingga tidak ada pelajaran yang kosong.

Lalu dampak positif kedua, guru  dituntut lebih siap dan kreatif. Setiap guru mata pelajaran sudah harus siap dengan mata pelajaran yang diajarkan. Termasuk kreatifitas guru dalam mendesain ruang kelas sesuai dengan suasana dan nuansa mata pelajaran.

Dan dampak positif ketiga adalah jalan keluar dalam mengatasi keterbatasan ruang kelas yang tak seimbang dengan jumlah rombongan belajar atau rombel.
"Di SMP 3 itu, jumlah rombel lebih banyak dibanding jumlah ruang kelas," pungkas pria yang dikenal mahir berbahasa Inggris.

Dari berbagai literatur, pembelajaran dengan sistem movin class adalah melakukan kegiatan pembelajaran dengan cara perpindahan kelas dari kelas yang satu ke kelas yang lain yang menyesuaikan materi pelajaran. 

Pemberlakuan program moving class di Spentig Makassar hanyalah satu dari sekian banyak terobosan dilakukan Kaswadi setelah hampir empat tahun memimpin, sejak dilantik pada 31 Maret 2016.

Sekolah berlokasi dijalan Baji Gau No 11 ini juga terus konsen pada peningkatan minat dan bakat siswa lewat kegiatan eskul. Termasuk peningkatan kualitas dan mutu guru. 

Saat ini, Spentig tengah melaksanakan program sekolah peduli lingkungan. Warga sekolah diminta membatasi penggunaan barang mengandung plastik. Program ini terutama menyisir pihak pengelola kantin serta para penjual.

Kebijakan tersebut diberlakukan sebagai wujud dan upaya dalam membantu pemerintah terhadap pengendalian dan pencemaran limbah berbahan plastik.09220

Penulis : Rusli Rifar

BAGIKAN BERITA INI KE:

0 Response to "Cegah Kebosanan, Spentig Makassar Terapkan Belajar Moving Class. Kaswadi Sebut Sistem Ini Punya Dampak Positif"

Post a Comment