LSP3M GEMPAR INDONESIA SULAWESI SELATAN, MELAKUKAN INVESTIGASI PEMILIK FOTO COPY IJAZAH YANG DI SCAN.


KORAN INDONESIAKU.COM

Makassar, - LSM Gempar Indonesia Sulawesi Selatan melakukan investasi dan menelusuri pemilik foto copy ijazah SMA yang di scan oleh lelaki Baharuddin bin Saing yang lahir di Makassar 31 Agustus 1966 yang diduga digunakan Persyaratan Administrasi  pendaftaran Pegawai Kontrak di Dinas PU kota Makassar pada tahun 2016, LSM Gempar Indonesia Sulawesi Selatan dengan hasil investigasinya dan penelusurannya ditemukan Pemilik Foto Copy Ijazah SMA yaitu bernama Muharram salah satu ketua RT di kelurahan Wala- Walayya yang beralamat dijalan Juanda 2. Kecamatan Tallo, Makassar.

Menurut Amiruddin SH.Kr.Tinggi bahwa dugaan Penggunaan Foto Copy Ijazah SMA milik Muharram Ketua RT itu yg diduga discan oleh lelaki Baharuddin yang digunakan sebagai calon Pegawai Kontrak di Dinas PU Kota Makassar yang sekarang bertugas Di Bidang Jembatan dan Jalan Didin PU Kota Makassar adalah melanggar pasal 263 KUHP yang ancamannya 6 tahun, sudah dilaporkan oleh LSM Gempar Indonesia Sulawesi, pada tanggal 16 Januari 2020 yang ditujukan Kepada Bapak Kapolres Kota Makassar dan ditembuskan ke Walikota Makassar, Kepala Dinas PU Kota Makassar, Bapak Kapolda dan Kabid Provam Polda Sul sel, Amiruddin SH Kr Tinggi selaku Kontrol Sosial menilai bahwa, dijadikannya foto copy ijazah SMA yang di scan milik Muharram adalah tidak semestinya Baharuddin bin Saing itu tidak diluluskan sebagai pegawai kontrak pada tahun 2016.

Panitia seleksi penerimaan Pegawai Kontrak di Dinas PU Kota Makassar dianggap tidak proporsional dan ditipu muslihat oleh Pengguna foto copy ijazah SMA yang di scan milik Muharram tersebut dan tindakan seperti ini sangat mencederai dunia pendidikan di Provinsi Sulawesi Selatan dan akan jadi presiden buruk penerimaan Pegawai Kontrak di Kota Makassar dikemudian hari khususnya di Dinas PU Kota Makassar, hanya karena perbuatan Baharuddin yang menggunakan foto copy ijazah SMA yang di scan milik Muharram salah satu ketua RT di Kelurahan Wala-Walayya di Kecamatan Tallo Kota Makassar, dan Kr. Tinggi menilai bahwa pengguna foto copy ijazah SMA yang di scan dan pemilik foto copy ijazah SMA ada kerja sama melakukan kejahatannya yang Melanggar pada pasal 263 HUHP.

Amiruddin SH Kr Tinggi mengatakan demi tegaknya hukum, demi tertibnya Penerimaan Pegawai Kontrak atau Pegawai Negeri Sipil, panitia seleksi penerimaan pegawai jangan ceroboh dan harus jelih serta lebih teliti dari  pada Pelamar Pegawai Kontrak atau Pelamar calon Pegawai Negeri Sipil, dan Kr.Tinggi menilai bahwa lulusnya Baharuddin di Dinas PU Kota Makassar sebagai Pegawai Kontrak dan ditempatkan di bidang Pekerjaan Jembatan dan Jalan adalah diduga ada keterlibatan orang Dinas PU Kota Makassar dengan apa yang dinamakan KKN ( Kolusi Korupsi dan Nepotisme) yang harus diberantas dimuka Bumi yang kita cintai ini.

Amiruddin SH. Kr. Tinggi selaku Ketua LSM Gempar Indonesia Sulawesi demi tegaknya hukum di era reformasi agar Baharuddin bin Saing lahir di Makassar 31 Agustus 1966 agar dipecat karena tidak bersyarat sebagai pegawai kontrak karena diduga menggunakan foto copy ijazah SMA milik Muharram Ketua RT di Kelurahan Wala-Walayya dan memproses sesuai hukum yang berlaku Pengguna foto copy ijazah SMA tersebut dan  menyeret dan memeriksa pemilik foto copy ijazah SMA yaitu Muharram karena dapat bekerja sama melakukan kejahatan seakan akan Foto Copy Ijazah SMA yang digunakan mendaftar sebagai calon pegawai kontrak Baharuddin di Dinas PU Kota Makassar adalah asli dan ijazah miliknya dan seakan akan foto copy asli  bukan di Scan.24120. (Humas Gempar)